Blogroll

http://arsiteklopedia.blogspot.com

Visitors

Heart, Action, Inspiration

Atau yang biasa saya singkat HAI. Artinya melakukan semua kegiatan dengan hati yang tulus, dengan aksi secara langsung, dan menginspirasi orang-orang di sekitar saya. Amin :D

Mencoba untuk Melangkah yang Lebih Baik Lagi

Hidup ini hanya sekali, sekali dan harus berarti. Untuk ibuku, bapakku, kedua kakakku, keponakanku, sahabatku dan teman-temanku. Aku yakin bisa membahagiakan kalian semua.

Menuntut Ilmu di Prodi Teknik Arsitektur Universitas Negeri Semarang

Menjadi seorang arsitek adalah impian saya sejak kecil, untuk itu ingatkan saya teman jika saya berada di luar haluan. Kalau bukan kalian, siapa lagi !

Public Speaking yang Baik

Harapan saya yang ini adalah memiliki public speaking yang baik. Pandai berbicara di depan banyak orang, sehingga nantinya dapat dikenal banyak teman.

Ingatkan Saya Teman !!!

Ingatkan saya teman jika saya mulai malas mengerjakan tugas, jika saya menunda sholat dan pekerjaan saya, jika saya tidak memperhatikan dosen ketika di kelas, jika saya tidak mengumpulkan tugas tepat waktu.

Bersama Teman-teman SMK Negeri 1 Blitar saat Diesnatalis 1 Oktober 2011 Lalu

Orang bilang masa SLTA adalah masa yang paling indah, saya pikir saya setuju dengan pendapat itu.

Rabu, 06 November 2013

Perjalanan ke Benteng Willem, Kota Kecamatan Ambarawa #ArchitecTour




Halo gais, sebelum saya mengulas tentang perjalanan saya ke Benteng Willem Ambarawa ini, saya mau menyeritakan sekilas tentang apa sih Benteng Willem itu? kenapa letaknya di Ambarawa? kenapa namanya Willem?
Selayang pandang :
Ambarawa merupakan salah satu kota kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Selain dikenal dengan kemacetannya, kota ini juga dikenal karena memiliki sejarah yang cukup signifikan di Jawa Tengah.
Pada tahun 1840an ketika VOC berkuasa di Jawa Tengah, Ambarawa merupakan titik sumbu strategis antara Semarang dan Surakarta. Pada awal abad 18, VOC membangun benteng benteng di sepanjang jalur Semarang – Oenarang (sekarang Ungaran) – Salatiga – Surakarta (Solo). Rancangan ini dimaksudkan untuk pengembangan hubungan dengan Kerajaan Mataram. Kamp kamp militer juga dibangun di kota kota yang dilalui, tak terkecuali Ambarawa.
Pada masa kekuasaan Kolonel Hoorn, tahun 1827-1830, sempat ada barak militer dan penyimpanan logistik militer, dan pada tahun 1834 dibangunlah sebuah benteng modern di Ambarawa yang kemudian diberi nama Benteng Willem I yang pembangunannya berakhir pada tahun 1845. 
Tidak banyak yang bisa digali tentang sejarah dari Benteng Willem I ini, dan beberapa sumber mengatakan bahwa benteng ini adalah barak militer KNIL yang terhubung ke Magelang/ Jogja dan Semarang via kereta api.
Pada umumnya benteng dibangun dengan prinsip defensif dan kuat yang dimaksudkan untuk pertahanan dari serangan musuh. Sering dijumpai pula dibangun parit mengelilingi benteng untuk memaksimalkan pertahanan.
Namun Benteng Willem I ini ternyata memiliki desain yang berbeda. Dengan banyak jendela, pastinya benteng ini bukan di desain untuk pertahanan. Kemungkinan adalah untuk barak militer dan penyimpanan logistik militer. Di benteng ini juga tidak dilengkapi bangunan sebagai tameng. Dan tidak ada bekas bekas lobang di puncak puncak dinding seperti halnya pada benteng benteng peninggalan Portugis yang dirancang untuk memasang meriam.
Karena keterbatasan informasi mengenai benteng ini, sementara ini yang saya ketahui adalah dari pembangunan 1853  sampai tahun 1927 digunakan sebagai barak militer KNIL. 

Pelatihan parade tentara di Benteng Willem 1
Beberapa catatan yang berhasil saya dapatkan adalah sebagai berikut :
1865 : Terjadi gempa bumi besar yang mengakibatkan beberapa bagian bangunan benteng hancur.
1927 : Benteng Willem I disesuaikan dari penjara tawanan anak anak menjadi penjara tahanan politik dan tahanan dewasa
1942 – 1945  : Dikuasai Jepang dan dipergunakan sebagai kamp militer
1945 : Markas besar TKR (Tentara Keamanan Rakyat) 14 Oktober – 23 November 1945
1950 : Sebagai penjara dewasa dan barak militer
1985 : Sebagai penjara anak anak dan barak militer
1991 : Sebagai Penjara kelas IIB dan barak militer
2003 – sekarang : Lapas Kelas II A dan barak militer
Bappeda Kabupaten Semarang
Nah itu tadi sekilas tentang Benteng Willem itu sendiri seperti apa. Berikut ini akan saya ceritakan tentang perjalanan saya ke Benteng Willem ini. Berawal dari tugas mata kuliah Sejarah dan Teori Perkembangan Kota, saya dan teman-teman saya yang lainnya totalnya 5 anak. Memilih Kota Ambarawa  untuk kami kaji lebih dalam. Tugas ini sebenarnya tugas besar, tapi kami hanya di kasih waktu satu minggu untuk menyelesaikannya. hhmm.. waktu yang singkat ntuk ukuran tugas besar. Pada hari Selasa sekitar jam 10 pagi kami langsung tancap gas menuju Kota Ungaran, tujuan pertama kami saat itu adalah Bappeda Kabupaten Semarang. Nah, disini saya dan partner saya si rina langsung menuju ke resepsionis. Disitu kami disambut dengan senyuman yang ramah. setelah menjelaskan maksud dan tujuan kami ke tempat itu, kami langsung diarahkan ke bagian perencanaan Kabupaten Semarang. Disitu kami disuruh duduk terlebih dahulu sambil menunggu mbak ita. Mbak ita oh mbak ita, akhirnya kau datang juga, hehehe :D. Setelah menjelaskan maksud dan tujuan kami ke situ, mbaknya juga sempet bingung sih,, kalau arsitek mengkaji tentang perencanaan kota agaknya terlalu luas. Wawancara selesai, jam menunjukkan pukul 11:00. Pikir di situ sejenak, agaknya waktunya nyukup buat ngejar mata kuliah Struktur Konstruksi dan Sistem Bnagunan 3 yang niatnya pengen bolos. ( bolos untuk tugas yang lain gapapa kan?)

Perjalanan ke Ambarawa
Dari Kota Ungaran motor kami bertiga langsung menuju Kota Ambarawa, agaknya siang-siang gini pikiranku udah kemana-mana. Sepertinya macet parah, di daerha pasar babadan ama daerha perbaikan jalan di dekat perempatan alun-alun ungaran. Setelah melaju beberapa saat, akhirnya dugaanku benar juga. Kemacetan parah mulai kami temui di daerah ungaran arah Solo/Jogja tapi arah sebaliknya yang ke arah Ungaran gak. Di daerah Pasar Babadan saat motor saya berjalan pelan karena macet saya di suruh minggir oleh pak pol. "Tolong tunjukkan STNK ama SIMny dek" "iyaa pak." jawabku. "darimana ini?" "unnes pak" , mau kemana dek?" mau ke Ambarawa Pak!" (bapaknya sambil megangin plat motor saya dari tadi). lalu bapak pol nya bilang, "nih plat motor jangan di giniin ya! besok di ganti!!" "iyaa pak!" sambil cekikikan dalam hati. yang kenal ama aku, mungkin tau sendiri plat motorku kaya apa :D

Kantor Kecamatan Ambarawa
Dipertigaan terminal Bawen, kalau teman-teman mau ke Ambarawa, silahkan ambil kanan. Walaupun gak ada lampu merah, tapi aman buat belok kanan. Sesampai di lampu merah pertama, kalian lurus saja. Karena jika belok kiri, kalian akan melewati jalan lingkar ambarawa untuk ke jogja. Sedangkan kalau lurus, kalian akan ke Pusat Kota Ambarawa tembusnya juga sama sih, ke jogja juga. Nanti  dua jalur tersebut akan bertemu kembali di pertigaan SPBU Ngampin. Bedanya kalau lewat pusat kota nanti rame, dan kalian akan menjumpai kemacetan. Setelah melewati Pasar Projo, saya bertanya kepada tukang parkir yang ada dipinggir jalan." Kantor kecamatan ambarawa sebelah mana ya pak?" "ini mas lurus saja, ada perempatan arah Bandungan belok kanan aja, ada poho besar, disitu kantor kecamatannya!" "oo ya pak, terimakasih banyak". Tak jauh dari situ, kami langsung menemui kantor kecamtan yang dimaksud. Dengan hati mantap saya langsung berkunjung ke bagian sekcab, nah disitu kamu di lempar-lemapr antar seksi-seksi yang ada di kanto tersebut. Awaknya di suruh ke bagian pembangunan, di lempar ke bagian administrasi, dan terkahir kami di suruh ke bagian pariwisata. Dibagian pariwisata ini lah, saya dapat mengorek banyak informasi. Nama narasumbernya mbak indun, beliau lulusan sejarah UNS. Beliau sangat legowo sekali menerima kedatangan kami. Udah cantik, ramah, pinter lagi. hihihihih.. :D Mbak Indun ini menceritakan tentang banguna bersejarah yang ada di daerah kerja beliau ini. Diantaranya adalah pejagalan, gereja jago, pasar projo, benteng willem, stasiun ambarawa, dan tentang monumen palagan ambarawa. Beliau sangat detail sekai menjelaskan kepada kami tentang bangunan-bangunan bersejarah yang ada di kota itu. Setelah berunding sejenak dengan teman-teman saya, akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi Benteng Pendem atau dulunya di sebut sebagai Benteng Willem. Setelah di kasih tunjuk oleh mbak Indun, kami langsung menuju Benteng Pendem.

Benteng Pendem alias Benteng Willem
Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, benteng ini dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Dari monumen Palagan ambil kiri ke arah Kampung Rawa, melewati stasiun Ambarawa (sebenarnya kami juga pengen ke stasiun ini, tapi karena ada revitalisasi stasiun. karena stasiun ini akan difungsikan kembali layakny stasiun pada umumnya) Setelah melewati rel, kami menemui lapangan besar layaknya alun-alun. Setelah itu belok kanan, jika kalian menemui markas yonif kavaleri, masuk saja. Kemarin sih saya tanya sama tentara yang jadi patung di depan itu, yang biasanya berdiri terus itu oh.. yang bawa senjata api. Dari informasi yang saya dapat dari penjaga tadi, saya di suruh lurus saja. Setelah melewati barak-barak tentara, akhirnya saya menemui sebuah benteng. Didalam benteng tersebut, ternyata terdapat Lapas Kelas IIA Ambarawa. Setelah parkir, kami langsung keliling komplek benteng ini. Sungguh ironis, karena banyak sisi benteng yang tidak terawat. Seperti dijadikan sarang burung walet, dengan di tembok dan kondisi jalan yang becek. Oya.. jika kalian mau kesini, tidak dipungut biaya masuk loh. Cuma bayar parkir sebesar seribu rupiah, itupun parkirnya didepan lapas tadi. Bangunannya juga sangat bagus, menuru mbak Indun tadi tempat ini sering dijadikan foto pre wedding. SSttt saya berpikir sejenak, foto pre wedding nanti saya dimana ya? hihihi.. :D Jam 14:30 saya melnjutkan perjalan pulang ke kampus Unnes Sekaran. Perjalan agak di kebut karena agaknya langit mulai tak bersahabat dan ada yang saya tunggu di kampus nanti, yakni sore itu Nidji ada konser di kampus Unnes sekaran.
Oke itu sedikit cerita dari saya,. Selanjutnya saya lampirkan sebagian foto di Benteng Willem bersama teman-teman saya,
saya mahasiswa arsitek dan saya menyukai hidup saya. #ArchitecTour



terimakasih buat hamidanwar.blogspot.com atas artikel tentang Kota Ambarawanya.

Rabu, 19 Juni 2013

Pembangunan tidak Merata Menyebabkan Kepadatan Penduduk

Penduduk adalah objek dan subyek pembangunan. Sebagai objek, penduduk adalah sasaran pembangunan. Sebagai subyek, penduduk adalah pelaku pembangunan. Peranan penduduk sebagai subyek menentukan arah dan keberhasilan pembangunan. Potensi dan tantangan pembangunan ditentukan oleh keadaan riil kependudukan dan sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu negara. Bagaimana potensi dan tantangan pembangunan di Indonesia? Kekayaan sumber daya alam yang ada di bumi Indonesia sangat besar. Ini merupakan suatu potensi. Masalahnya adalah  sanggupkah penduduk Indonesia mengeksploitasi dan mengelola sumber daya alam yang melimpah itu?  Fakta menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya alam (penambangan) di Indonesia banyak dilakukan oleh perusahaan asing. Proyek-proyek pembangunan oleh pemerintah juga sering menggunakan bantuan (assistance)  perusahaan asing.



Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata baik persebaran antarpulau, provinsi, kabupaten maupun antara perkotaan dan pedesaan. Pulau Jawa dan Madura yang luasnya hanya ±7% dari seluruh wilayah daratan Indonesia, dihuni lebih kurang 60% penduduk Indonesia Perkembangan kepadatan penduduk di Pulau Jawa dan Madura tergolong tinggi, yaitu tahun 1980 sebesar 690 jiwa tiap-tiap kilometer persegi, tahun 1990 menjadi 814 jiwa dan tahun 1998 menjadi 938 jiwa per kilo meter persegi (km2). Akibat dari tidak meratanya penduduk, yaitu luas lahan pertanian di Jawa semakin sempit. Lahan bagi petani sebagian dijadikan permukiman dan industri. Sebaliknya banyak lahan di luar Jawa belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya sumber daya manusia. Sebagian besar tanah di luar Jawa dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan pertanian. Terutama di kawasan Indonesia timur seperti papua dan Maluku, wilayah ini jika digabungkan merupakan salah satu wilayah terluar di Indonesia tetapi penduduknya sangat sedikit. Untuk itu pemerintah harus memeratakan pembangunan didaerah tersebut agar nantinya masyarakat wilayah tidak merasa terpisahkan dari kesatuan NKRI.

Selasa, 18 Juni 2013

Pendidikan Kependudukan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Indonesia mengakibatkan menahan lajunya tingkat pendidikan. Sehingga akan banyak anak-anak Indonesia, cita-cita anak-anak Indonesia yang harus hilang sia-sia begitu saja. Pendidikan sangat penting untuk meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia. Walaupun banyak, tidak apa jika sumber daya manusia di Indonesia ini seperti Amerika Serikat. Negara tersebut memiliki jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia tetapi tidak mendapati masalah kependudukan seperti di Indonesia.

Peran pemerintah untuk mengatasi permasalahan tingkat pendidikan untuk warga yang kurang mampu sangat diperlukan. Sebagai contoh, pemerintah Indonesia saat ini tengah giat memberikan bantuan beasiswa khusus siswa miskin mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Selain itu, pemerintah juga mengucurkan program bidik misi bagi siswa lulusan setingkat SLTA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi namun terkendala biaya. Ha-hal tersebut di atas merupakan upaya giat pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi penduduk Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
 
Tetapi masih ada siswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu misalnya, mereka mempunyai beberapa orang anak yang seharusnya masih melanjutkan tingkat pendidikan di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, tapi apa daya karena tidak memiliki cukup banyak uang

Minggu, 16 Juni 2013

Siapa yang lebih keren ? WhatsApp, Line, Kakao Talk atau WeChat

http://images.detik.com/content/2013/04/08/398/133149_wasapan.jpg
Indonesia sedang diserbu layanan instant messaging lintas platform mobile. Berbagai aplikasi buatan Amerika hingga China pun mencoba memikat konsumen Indonesia.

Di Tanah Air, setidaknya sampai saat ini ada empat aplikasi yang bersaing ketat. Mulai dari Whatsapp, Line, Kakao Talk dan WeChat.

Memang masih ada beberapa lagi layanan sejenis di toko online. Namun, setidaknya empat aplikasi di atas yang rajin memperkenalkan diri melalui iklan dan media massa.

Semuanya pasti mengklaim menawarkan layanan yang berbeda dan lebih unggul satu sama lain. Sehingga tak sekadar saling bertukar pesan semata.

Benarkah demikian? Hanya konsumen tentunya yang tahu dan merasakan.

1. WhatsApp

http://images.detik.com/content/2013/04/08/398/132623_whatsapp.jpg
Saat BlackBerry Messenger (BBM) memiliki keterbatasan karena hadir di platform BlackBerry saja, WhatsApp mencoba mencuri perhatian pengguna smartphone.

WhatsApp dibesut oleh mantan punggawa Yahoo Brian Acton dan Jan Koum yang berbasis di California, Amerika Serikat.

Aplikasi ini secara umum berbayar, dimana pada awalnya pelanggan disuruh membeli lisensi dalam jangka waktu tertentu.

Secara keseluruhan, antara BBM dengan WhatsApp tidak jauh berbeda. Hanya bisa saling bertukar pesan, gambar, suara dan membuat grup chatting.

Karena fitur standarnya tapi bisa lintas smartphone, banyak pengguna yang beralih dari BBM ke WhatsApp.

Nah, bila BBM berbasis pin BlackBerry, maka WhatsApp ini berdasarkan nomor telepon yang didaftarkan.

Karena berbasis nomor ponsel inilah, tak sedikit yang mengeluhkan pengguna nomor tak dikenal yang tiba-tiba bisa mengirimkan pesan.

Group chat dibatasi hanya 30 nomor. Tapi, selain admin yang biasanya hanya pembuat grup, tidak ada yang bisa menambahkan nomor atau teman lainnya.

Kelebihan: WhatsApp terletak pada antarmuka dan fungsi yang standar. Sehingga siapapun bisa dengan mudah menggunakannya, termasuk kalangan pebisnis yang tak ingin layanan macam-macam.

Kekurangan: Fitur yang hanya standar di tengah persaingan memang relatif disukai atau tidak. Tapi yang agak mengganjal di pengguna WhatsApp terkadang harus membayar untuk jangka waktu tertentu.

Platform: Android, iOS, BlackBerry, Symbian, S40, BlackBerry OS, BlackBerry 10 dan Windows Phone.

2. Line

http://images.detik.com/content/2013/04/08/398/132753_line.jpg
Menurut cerita, awal dibuatnya aplikasi instant messaging Line untuk 'menolong' pria yang tak bisa mengungkapkan kata-kata kepada wanita.

Sehingga jadilah Line terkenal tak hanya sebagai penyampai pesan kata, namun juga sticker -- semacam animasi yang lucu-lucu. Jadi, kebanyakan pengguna Line lebih sering bertukar sticker ketimbang kata.

Sticker yang lucu yang membuat Line booming dimanfaatkan sang pengembangnya, NHN Japan, untuk berjualan sticker.

Line tak sekadar menawarkan instant messaging, karena pada kenyataannya pengguna bisa menelpon sesama anggota Line dengan berbasis VoiP (Voice Internet Protocol).

Ini yang sedikit membedakan Line dengan layanan sejenis, pengguna bisa melakukan switch ke PC.

Fitur lain yang mungkin dianggap penting adalah, pengguna Line bisa mengetahui apakah pesannya sudah dibaca atau belum.

Timeline adalah fitur lain yang ditawarkan oleh pengguna Line. Pengguna bisa menuliskan segala aktivitasnya layaknya di Facebook.

Karena lintas platform, bermain game yang sudah dibuat pun bisa dilakukan oleh pengguna Line secara bersamaan.

Tentu saja pengguna bisa saling membalas dengan sticker yang unyu-unyu.

Kelebihan: Tak hanya sekedar bertukar pesan tertulis. Pengguna pun bisa berbagi sticker dengan karakter yang tak biasa. Termasuk saat beralih ke PC.

Kekurangan: Walaupun pada dasarnya Line tidak berbasis nomor telepon. Pengguna bisa dengan mudah meng-add akun Line, tanpa perlu di-approve.

Bagi sebagian orang, tahu-tahu nongol akun yang tidak dikenal atau tidak diinginkan mungkin menganggu. Walau setelah itu bisa diblok.

Platform: iOS, Android dan BlackBerry.

3. Kakao Talk

http://images.detik.com/content/2013/04/08/398/132924_kakaotalk.jpg
Datang dari Korea Selatan, Kakao Talk kembali mencoba peruntungannya di pasar Indonesia. Selain fitur standar, seperti berbagai pesan dan gambar, apalagi yang bisa diberikan oleh KakaoTalk?

Tentu saja kemampuannya untuk menelpon gratis berbasis VoIP. Tapi kelebihan free call di KakaoTalk, pengguna bisa menelpon secara bersamaan tanpa batas.

Memang semakin banyak yang diajak ngobrol bareng akan berpengaruh dari kualitas suaranya. Tergantung kualitas internet yang digunakan.

KakaoTalk sepertinya memang tidak menawarkan fitur sebanyak Line, seperti game atau jejaring sosial. Tapi kelebihannya ada pada Item Shop yang menjual sticker bercitarasa lokal.

Sebut saja item dari blogger kenamaan, Benazio atau sticker lucu dari Pocong. Menariknya lagi, pengguna bisa menggunakan emoticon tersebut selama 90 hari sebelum membelinya.

Kelebihan: Menelpon gratis atau group chat sesama akun dengan jumlah sangat banyak menjadi kelebihan di KakaoTalk. Item seperti sticker atau emticon pun bisa dijajal sebelum dibeli.

Kekurangan: Bagi sebagian orang emoticon di Kakao Talk kurang ekspresif. Apalagi fitur yang ditawarkan juga nanggung, tidak sedikit tapi tidak banyak juga.

Platform: iOS, Android dan BlackBerry.

4.WeChat

http://images.detik.com/content/2013/04/08/398/133031_wechat.jpg
Datang sebagai penantang terakhir, WeChat langsung mencuri perhatian pengguna smartphone. Tentu saja dengan fitur yang diklaim lebih lengkap.

Fitur seperti berbagi pesan, VoiP dan emoticon sudah pasti ada di WeChat. Namun soal emoticon, detikINET merasa kurang banyak dan terlalu mainstream.

Berbagi aktivitas pun bisa dilakukan seperti layaknya Line. Agak beda adalah fitur Look Around, yang memungkinkan pengguna mencari sesama pengguna WeChat di lokasi tempatnya berada.

Ingin pindah komputer, pengguna WeChat sudah bisa melakukannya. Karena layanan instant messaging asal China ini telah menyajikannya.

Tapi berbeda dengan Line, pengguna tak perlu repot-repot mendownload versi desktop. Karena cukup dengan scan QR code pengguna langsung switch ke PC.

Kelebihan: Fitur Look Around dan switch ke PC yang mudah, menurut detikINET, paling menarik dari WeChat ini. Terlepas dari fitur standar lainnya.

Kekurangan: Kalau Anda penggemar berat ikon bergerak yang lucu, WeChat sepertinya kurang berasa dari segi karakter dan ekspresinya.

5. Hasil Akhir

Fitur Pesan, VoIP & Gambar

Hampir semua fitur standar ada di empat aplikasi instant messaging ini. Semuanya berjalan lancar, walau antar platform belum tentu sama bagusnya. Tergantung jaringan internetnya.

Suka membuat grup pun bisa dilakukan di empat aplikasi ini. Memang antar aplikasi jumlah anggotanya berbeda satu sama lain.

Tapi minus ada di WhatsApp, adalah pengguna tak bisa melakukan panggilan berbasis internet.

Soal jernih atau tidaknya dalam melakukan panggilan suara, tentu saja tergantung dari jaringan yang didapatkan.

Emoticon atau Sticker

Kecuali WhatsApp, pengguna bisa soal saling bertukar sticker dan emoticon. Soal selera, memang tak sama antara satu aplikasi dengan lainnya.

Walau boleh dibilang, menurut detikINET, katalog emoticon dari WeChat kurang menarik.

Kendati bukan yang paling bagus, memiliki dahulu sebelum membayar emoticon, menjadi strategi yang bagus buat Kakao Talk.

Switch ke PC

Melanjutkan chatting ke PC tentu menarik. Tapi hanya WeChat dan Line yang mempunyai fitur ini.

Dari keduanya, detikINET memilih WeChat yang terbaik. Pasalnya, pengguna tidak perlu mendownload aplikasi native di PC. Cukup dengan scan Barcode.

sumber : detik.com




Apa Perbedaan Sleep, Hibernate dan Sleep Hybrid?

Jika kamu pengguna sistem operasi Windows, pasti sudah tidak asing lagi kan dengan namanya Sleep, Hibernate, dan Sleep Hybrid. Yap..ketiganya adalah mode yang sering digunakan untuk membantu menghemat daya tahan baterai ketika menggunakan Windows pada komputer atau laptop.
Fitur-fitur tersebut sangat berguna, terutama saat kamu menggunakan komputer yang tidak terhubung dengan listrik. Mungkin kamu sering menggunakan pilihan mode tersebut, namun apakah kamu mengetahui perbedaan antara Sleep, Hibernate, dan Sleep Hybrid? Jika tidak, kali ini PG akan menjelaskan perbedaan dari masing-masing mode tersebut.

Apa itu Sleep?

Sleep adalah mode power saving yang sederhana namun berguna, ketika kamu mengaktifkan fitur ini maka semua aplikasi yang sedang berjalan akan dihentikan, selama menggunakan sleep aplikasi akan masih tetap tersimpan. Hal ini memungkinkan kamu untuk bisa dengan cepat melanjutkan pekerjaan saat mulai menjalankan Windows kembali. Sleep berguna untuk menjaga performa baterai laptop agar tetap awet, terlebih lagi hanya memerlukan sedikit memori.

Apa itu Hibernate?

Hibernate digunakan saat kamu ingin mematikan atau meningalkan laptop cukup lama, dalam keadaan sedang menjalankan berbagai dokumen atau aplikasi, tetapi kamu juga tidak ingin menutup pekerjaan tersebut. Dengan fitur hibernate maka semua aplikasi yang sedang berjalan akan tersimpan di dalam memori harddisk. Saat kembali dinyalakan, laptop akan langsung berada di posisi terakhir sebelum diperintahkan hibernate. Seperti halnya shutdown, hibernate akan benar-benar mematikan laptop, sehingga tidak memakan daya baterai meskipun membutuhkan beberapa MB untuk menyimpan kondisi laptop.

Apa itu Sleep Hybrid?

Sleep Hybrid adalah fitur lain menghemat daya baterai yang relatif baru untuk komputer desktop, merupakan kombinasi antara fitur Sleep dan Hibernate. Berfungsi menyimpan semua dokumen atau aplikasi yang terbuka ke memori harddisk, dan kemudian menempatkan komputer dalam keadaan daya yang lebih rendah seperti halnya saat standby. Keuntungan menggunakan Sleep Hybrid adalah jika terjadi kegagalan daya atau pemadaman listrik, komputer Windows akan dengan cepat mengembalikan pekerjaan kamu yang di ambil dari hardisk (fiberfil.sys) yang selanjutnya bisa dipergunakan kembali dimana saat komputer dalam kondisi terakhir.
Naah..sekarang kamu sudah mengertikan apa itu Sleep, Hibernate, dan Sleep Hybrid? Dari ketiga mode tersebut, kamu bisa pergunakan sesuai dengan kebutuhan. Namun jika kamu menggunakan laptop PG menyarankan cara terbaik menghemat daya baterai adalah dengan Hibernate. Semoga bermanfaat :D

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More